Akhirussanah Angkatan I

Sabtu, (12/5), SMAIT Al Huda mengadakan kegiatan akhirussanah, sebagai agenda perpisahan kelas 12. Agenda ini merupakan penutup dari serangkaian kegiatan-kegiatan yang diperuntukkan bagi kelas 12. Setelah disibukkan dengan persiapan UN, sampai pada ujian praktek, USBN, serta UNBK. Akhirussanah adalah penutupnya, yang juga sekaligus menjadi peresmian dikembalikannya tanggung jawab sekolah maupun pondok kepada orang tua masing-masing.

Acara ini diadakan di Gedung Pertemuan, Rumah Makan Saraswati. Dihadiri oleh seluruh murid semua kelas, orang tua kelas XII, komite, ustadz/ah baik SMAIT maupun SMAIT, pengurus dan pembina YPIT Al Huda, serta tidak lupa segenap ustadz/ah yang pernah mengajar di SMAIT Al Huda juga turut hadir.

Sambutan

Kegiatan ini dimulai dengan sambutan-sambutan, diantaranya pembina YPIT Al Huda, Ustadz Hamid Noor Yasin yang menyampaikan pesan kepada murid kelas XII untuk senantiasa istiqomah dalam beribadah setelah lepas dari “penjara suci”. Beliau berharap kepada orang tua murid untuk senantiasa memberi nasehat-nasehat kepada putra putrinya agar ilmu yang selama ini diperjuangkan bisa diamalkan dengan baik.

Ketua YPIT Al Huda, yang dalam hal ini diwakili oleh Ustadz Syamsu Ahmad Noor, juga berpesan kepada kelas XII agar jangan sampai mempunyai niat yang bengkok. Keunggulan yang didapat di SMAIT Al Huda, berupa tahfidz, adalah sarana menambah amal sholeh dan bukan sekedar untuk bisa masuk ke PTN favorit.

Kepala Sekolah SMAIT Al Huda, Ustadz Suwito, dalam sambutannya menyampaikan laporan pelaksanaan hasil UNBK kepada hadirin. Tak lupa beliau memberi wejangan kepada murid kelas XII untuk menjadi pelopor-pelopor kebaikan di tengah masyarakat. Dan juga beliau mendo’akan semoga kelak diterima di jurusan yang mereka idam-idamkan.

Wisuda

Setelah sambutan-sambutan, tibalah pada acara inti yaitu wisuda kelas XII. Prosesi wisuda berlangsung dengan khidmat dan penuh haru. Satu per satu kelas XII dipanggil ke panggung untuk menerima samir wisuda, sebagai tanda bahwa mereka sudah tidak lagi menjadi murid SMAIT Al Huda maupun santri dari PPIT Al Huda. Sekarang mereka resmi disebut alumni SMAIDA.

Acara wisuda dilanjutkan dengan pesan-pesan, baik dari kakak kelas ke adik kelas maupun sebaliknya. Pesan dari adik kelas disampaikan oleh Faris Imaduddin Azhar yang menyampaikan maaf atas salah dan khilaf yang terjadi selama berinteraksi serta berpesan agar senantiasa saling mendo’akan dalam kebaikan.

Pesan dari kakak kelas ke adik kelas disampaikan oleh M Ikhsan Anfasya, yang berpesan kepada adik kelas untuk meniru kebaikan-kebaikan yang mereka kerjakan agar menjadi amal jariyah alumni ke 1, serta tidak meniru keburukan-keburukan yang sudah mereka perbuat, agar tidak menjadi dosa jariyah. Dan pesan yang tidak kalah penting adalah, agar senantiasa menghormati guru karena disitulah letak keberkahan dari ilmu.

Acara ini diakhiri dengan tausiyah yang disampaikan oleh Al Ustadz Parmanto. Beliau berpesan tiga hal kepada alumni angkatan 1, yaitu jangan berbuat syirik, dirikanlah sholat, dan hormatilah kedua orang tua.

Akhirussanah ini dalam acaranya juga dimeriahkan oleh Al Huda Voice Gen 2 serta penampilan dari para ustadz yang menampilkan lagu yaa asyiqol mustofa. Serta pemberian penghargaan bagi peraih 3 besar UNBK, 3 besar USBN, 3 penghafal Qur’an terbanyak, siswa terloyal, serta siswa-siswi terbaik SMAIDA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *