PAKAR NAHWU DAN SEEKOR KUCING
Saat itu Ibnu Absyad, seorang pakar tata bahasa Arab berada di sebuah masjid di Mesir. Ia sedang makan-makan bersama banyak orang.
Seekor kucing datang menghampiri mereka, lalu mereka memberinya sepotong makanan. Kucing itu pun mengambilnya lalu pergi.
Tak lama kucing itu datang lagi, kemudian mereka melemparkan makanan dan diambil pergi lagi oleh kucing itu.
Hal ini terjadi berulang-ulang. Mereka berpikir bahwa tidak mungkin satu ekor kucing ini menghabiskan semua makanan krena mereka sudah melempar cukup banyak.
Akhirnya, mereka mengikuti kucing itu. Mereka dapati kucing itu naik ke atas masjid, kemudian turun ke suatu tempat diantara reruntuhan. Ditempat itu ada seekor kucing lain yang buta.
Ternyata, setiap kali kucing itu mengambil makanan, ia membawanya untuk kucing buta itu.
Mereka pun terheran-heran, lalu Ibnu Absyad berkata
Jika hewan buta seperti ini saja, Allah tundukkan kucing lain untuk mencukupi kebutuhannya dan tidak membuatnya kehilangan rezeki… Lantas apakah mungkin Allah menyia-nyiakan rezeki seorang manusia sepertiku
🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂
Sumber : Buku Semua Ada Saatnya
Diolah oleh : BPI AL HUDA
⛅⛅⛅⛅⛅⛅⛅⛅⛅⛅
